Sang pujangga pun lelah akan keagungannya
Jubah kebesaran yang dulu penuh mahkota
Kini redup dan bertabur luka
Dengan tiada keagungan baginya
Diantara lautan pasir dia bersimpuh
Terdiam tanpa ada yang mau mengusik
Hanya tetes embun yang mampu hadir
Seiring kesunyian menyelimuti jiwa
Coba dia tinggalkan jubahnya
Terkubur bersama keagungannya
Rantauan hati penuh derita
Sunyi....
Hanya embun suci dan rangkaian doa
Yang kan bersahabat dengannya
Menatap sayu angkuhnya nisan
Bertuliskan selamat tinggal, keagungan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar